.jpg)
.jpg)
DR
cerita ini udah cukup lama..
akhir bulan desember kemarin, gue kedatangan sodara gue yang dari australia. mereka itu kakaknya bokap dan kakak iparnya bokap (yaiyalah, suami istri) sayang aja, mereka gak punya anak. jadi gak punya sepupu bule deh.. *ga penting*
jadi ceritanya, om gue yang notabene kakaknya bokap itu udah lama banget tinggal di australia. dari menetap sampai menikah di sana. nah jadi ceritanya setelah bertahun-tahun gak ketemu, akhirnya gue ketemu lagi sama mereka di bogor. yihuu.
mereka berlibur ke bogor cuma 3 hari sajaa karena selebihnya mereka jalan-jalan muterin indonesia. mulai dari bali, jakarta, jawa tengah, dll. jadi ceritanya pas mereka lagi di bogor, gue sama mama dan papa jadi tour guide mereka gitu (duileh) mulai dari jalan-jalan ke kebun raya, puncak, sampe makan malem di restoran sunda (hebat! wajah bule lidah sunda)
jadi sekitar jam 11-an gitu gue ngejemput mereka di hotel pangrango. terus langsung cabut ke kebun raya bogor. entah kenapa ya gue tiba-tiba hepi. bukan, bukan karena gue gak pernah ke sana. tapi karena emang (kita sebut dia tante bule) tante bule gue itu baik banget dan royal. terutama karena gue ditraktir makan di kafe dedaunan haha *otak matre*.jpg)
terus akhirnya kami ngelilingin kebun raya by walking walking under the trees haha (ngaco) dan si tante bule gue ngomong gini *dalam bahasa inggris yang udah diterjemahkan*
"dilla, negara kamu indah banget. saya pernah ke negara asia lain tapi tidak seindah indonesia. mereka di sana kelaparan, tidak seperti di sini."
dalem hati gue berpikir: "ni tante gak tau aja masih banyak orang indonesia juga kelaparan." *sigh* tapi gue bangga juga sih karena dia sangat menghargai budaya kita. sedangkan kita sendiri? ayoo dong! harusnya kita bisa lebih menghargai warisan budaya kita :)
dan setelah seharian menjadi tour guide, gue jadi merasa bangga dengan warisan budaya dan negara gue. jangan berpikir, apa sih yang negara udah kasih buat gue? tapi berpikirlah, apa sih yang bisa gue kasih buat negara? betul gak? betuuull...jpg)
nah, skip. kita beralih..
yah, jadi begitu ceritanya. gue melewatkan banyak hal bersama tante bule gue dan suaminya itu.. and i never expected that that day will be my last day with her.
beberapa hari kemudian mereka terbang ke bali sebelum akhirnya pulang ke australia. dan pada hari senin malam (gue bertemu mereka hari selasa minggu lalunya) gue dikabarin bahwa tante bule gue itu mengalami koma.. setelah jatuh di kolam renang hotel. kontan, gue langsung shock. masa sih? kan gue baru kemaren ketemu? kok bisa? dan segala macam pertanyaan semacam itu.
see.. gue gak pernah menyangkan bahwa beberapa kejadian bisa terjadi sebegitu cepatnya. rasanya baru kemarin gue ngobrol sama dia, makan malem bareng, dibeliin oleh-oleh, dan segala macem. dan semuanya terjadi begitu aja. tanpa ada yang tahu. tanpa ada yang mau. tanpa ada yang bisa merubahnya.
seandainya tante gue gak lewat kolam renang..
seandainya tante gue gak ke bali..
seandainya..
seandainya..
terlalu banyak kata "seandainya". padahal harusnya kita tahu bahwa semua hal tersebut udah direncanakan oleh-Nya.
gak ada yang harus dirubah.
memang harus begitu jalannya.
dua minggu kemudian tante gue dibawa pulang ke australia dan dikabarkan meninggal di sana. well..
gak ada yang tahu apa yang akan terjadi minggu depan, besok, ataupun sedetik kemudian. seperti gue, rasanya gue seperti bermimpi. di saat gue sedekat itu dengan tante gue, bercerita dan berbicara, tak lama kemudian kita terpisah sedemikian jauhnya.
begitulah hidup. between two nothingness. before we born, we were nothing. after we dead, we will be nothing.
DR
there was someone who ever said this to me:
"if there was an exhibition that sell human brains, the brain of Indonesians will be the most expensive. brains of Americans will be valued $ 1, Japanese people's brains will be valued $ 10, and the brains of Indonesians will be valued $ 100. why it can be so expensive? because the brain of Indonesians have never been filled anything."
DR
Hey! Could you follow me please on We Heart It? I hope you will, hehe. I really fallin' love with those photos, they're amazing! Five stars for this site :)
DR
mari sekarang kita merenung.. *jengjeng*
gue akhir-akhir ini selalu merenung.. sekarang gue udah duduk di bangku kelas 3 SMA. dua bulan lagi UN bakalan diselenggarain, SIMAK UI juga, UM UGM juga, SMUP UNPAD juga, dan segala macemnya.. saat ini posisi gue kayak lagi "digantung". pengen cepet-cepet lulus, tapi juga gak mau ninggalin masa-masa SMA.
selama masa SMA gue, gue rasa jarang banget ada hal yang berkesan. gue bukan orang yang eksis dan suka nongkrong di kafe gaul dan gue juga bukan kutu buku yang selalu jadi kesayangan guru-guru. gue bener-bener sangat ordinary. atau di tengah-tengah. atau plin-plan.
saat gue liat temen-temen gue dari SMP yang kebetulan satu sekolah sekarang, gue rasa mereka memiliki sesuatu "lebih" yang gak gue miliki. yang satu, sekarang sukses di eksul dan berorganisasi, yang satu jadi anak gaul, yang satu jadi anak pinter, dan lain-lain.. sedangkan gue, the same as the previous me. gue cuma anak yang, gak pinter-pinter amat, gak gaul-gaul amat, gak dikenal guru-guru amat. pokoknya serba setengah. gue cuma anak SMA biasa yang hobi baca buku, nulis, dan pacaran sama laptop. hmmm..
tapi gue rasa semua itu gak penting. yang penting jadi diri sendiri aja dan gue nyalaman dengan keadaan gue sekarang. dan gue lebih memilih jadi orang pinter dibanding orang populer. makanya sekarang gue lagi berusaha biar jadi pinter.. haha. karena dari dalam diri gue sendiri pun, gue lebih menghargai orang-orang yang berisi dibanding orang yang hanya mementingkan popularitas. bergaul oke, tapi gue gak mikirin popularitas. yang penting gue punya temen yang bisa nyambung sama gue dan bisa gue ajak berbagi apapun.
sekarang, gue pengen banget ngasih pembuktian ini. gue pengen banget bisa jadi orang yang bisa berguna, at least, bagi diri gue sendiri. gue pengen banget bisa jadi orang yang bisa dibanggakan, minimal untuk orang tua gue. karena sekarang gue berjuang mati-matian buat semua tes perguruan tinggi tersebut, karena cuma satu yang gue pengen. gue pengen bikin kedua orang tua gue bangga. gue pengen liat senyum mereka atas apa yang gue capai. i wish i could.. hanya itu.
God, please give my parents, my dearest mom and my lovely daddy longevity. so that i can give them happinesses in their lives. please, give me their smiles. and i know i don't need anything when i can stay with them. for. ever. Amin.
DR

D & F
dilla & fian
dil-laf-ian
9 august 2007
at classroom
5.30 pm
thursday
we both love watching movies on XXI
we both love watching movies on XXI by using freepass so we don't need to spend money for watching our selected movie
we both love eating in the roadside so we don't need spend much money for delicious foods :p
we both love sitting under the old big tree on IPB
i hate cats & kittens and you ever gave me a kitty till i cried. that was my first experience touched that little scary animal
i never visited your house after 2 years we were together, finally my first visit was on April last year
even it's a shame, i admitted that i always taking a bath once a day, until you call me "cadul". hey, don't you ever realize that you have the same habit as me? :p
i ever wished that if i could have one more sibling because i'm feel lonely since my brother left for jogjakarta. and you were lucky since you have a little cute brother.
i gave you a jeans bag when your 15th birthday and you give me a cute watch when my 16th birthday. yes, i'm older than you 10 months. and i hate that
we have the same dream. we wish that we could traveling around the world and would getting married under 25. and ya, having FOUR children. and two of them should be a twins.
---
Remembering about the first time you say about your feeling. Watching you felt nervous and stammered when you said your "sacred" words. I don't know why but you seemed so cute. Even i had my own answer, i loved enjoying that moment..
9 August 2007

pictures were taken from Daisypath and Weheartit
DR
DR
I've just arrived from Jogjakarta last Wednesday. And i'm still feel jetlag (even i rode bus) :p Huaaah. It was a long trip. I had left Bogor on Sunday, 4 p.m, and arrived in Semarang at 7 a.m and then continued the journey to Magelang and Jogjakarta. But i really love when i can go back to Magelang and visit Borobudur. It's been a long time since my first visit in 2002. Hehe. And, still, Borobudur made me amazed and fascinated. Unfortunately, my photos on there still in my friends' digicam, so i haven't upload them yet. It's only a few photos that were taken by my handphone.
