Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

24.6.10

Surprise Part. II


Jadi inget postingan beberapa bulan yang lalu tentang
Endless Surprises. Di sana gue menceritakan betapa girangnya gue bisa diterima di universitas impian gue, di pilihan pertama pula. Ditambah rentetan surprise yang sangat bikin gue terkejut sebelum gue bisa mencernanya, hahaa.. lebay abis.

Nah, beberapa hari yang lalu bokap kedapetan email dari om gue yang udah lama tinggal di Austalia. Bokap nyuruh gue buat baca dan isinya kira-kira seperti ini:

"Congratulations to Dilla for her success getting into UI. UI is a difficult University to get into, tough competition just like ITB and Unpad and UGM.

Maybe Dilla wants to go to Australia one day to study or just a holiday to practice her knowledge in English language and Aussie culture. I can support her if she wants. Just let me know."

Bertahun-tahun gue memimpikan buat bisa going abroad tapi gak pernah kesampaian. Kini gue dapat tawar tanpa gue harus bersusah payah, bahkan terbayang pun nggak pernah.

Beneran, rencana Allah selalu bisa bikin gue merinding. He knows the best time to give His permission :) Makasih banget, Ya Allah..

DR

1.6.10

Random


Kemarin, pas lagi ke dokter gigi, gue ngeliat dua anak kembar lagi melongo ke dalem ruangan dokter.
Lucu banget deh. Udah posisinya sama, ekspresinya sama, bajunya sama, kayak lagi ada acara baris-berbaris gitu.
Kalau dipikir-pikir, aneh juga ya. Kalau ngeliat anak kembar, rata-rata dikasih nama mirip-mirip gitu.
Gak usah jauh-jauh, bokap gue, sama kembarannya cuma beda satu huruf namanya.
Padahal mereka berdua kembar laki-laki dan perempuan.
Ada lagi temen gue, dikasih nama Aan sama Iin.
Temen lama gue juga namanya Ani dan Ayu.
Kenapa?
Kenapa harus mirip coba?
Padahal kan mereka dua individu yang berbeda, cuma kebetulan aja lahirnya barengan.


Peratiin aja foto anak kembar di atas.
Bajunya kurang mirip apalagi coba?
Bahkan sampe ke sabuk-sabuknya pun sama.
Bukannya nggak boleh sih, cuma bingung aja.
Yang namanya anak kembar itu kan bukan satu paket yang selalu bisa disamain, ya kan?
Gue pribadi sebenernya sering bertanya-tanya, bokap gue kok gini, tapi kembarannya kok gitu.
Tentang banyak hal deh.
Tapi setelah dipikir-pikir, gue sadar kalau mereka itu dua pribadi yang berbeda.
Jelas aja.
Anak kembar gak harus selalu punya sifat dan jalan hidup yang sama kan?

Skip.

Nah, abis dari dokter gigi gue cabut ke SKI Katulampa bareng emak. Ituloh, tempat jual tas, sepatu, dan sodara-sodaranya. Gue juga lupa singkatan apa ya SKI itu? Hm.


Maaf ya malah foto makanannya, bukan tasnya.

Ngeliatin harganya sih lumayan lah, mulai dari 70-an ke atas. Kebetulan ada tas yang sedikit nyantol di hati gue, harganya sekitar 200-an gitu. Nah, kebiasaan buruk gue nih selalu gitu. Kalau udah nemu barang yang ditaksir aja, malah jadi suka banyak mikir. Takut nanti nyesel lah, takut duitnya bisa buat kepake yang lain lah, takut ini, takut itu, ujung-ujungnya.. Gak jadi beli deh. Sejam muterin itu tempat hasilnya nihil. Aduh susah ya jadi cewek -_-

DR

25.5.10

"Mom just want to remind you.."


Then which of the Blessings of your Lord will you both (jinns and men) deny?

(Q.S Ar-Rahman 55:13)

Semalem sebelum tidur, gue sempet ngobrol bentar dulu sama nyokap. Biasalah, ngalor ngidul gak jelas sambil nungguin ngantuk. Terus nyokap tiba-tiba nanya gini: "Kamu kalau abis sholat, suka bersyukur gak sih?"

Wuedan.

Gue diem. Gue inget-inget. Mikir-mikir. Hm.

"Suka.." jawab gue sekenanya.

"Kok suka doang? Kamu kan udah dikasih kenikmatan. Doa kamu udah dikabulin, sampe diterima di dua universitas yang kamu mau. Masa bersyukurnya gitu doang?"

Krik. Krik. Krik

"Tapi kan bersyukur gak harus lewat kata-kata aja, Mah. Bisa dengan selalu beribadah, dll." *ceritanya ngebela diri*

"Ya gak gitu juga dong, masa sekarang diibaratin aja sekarang Mama. Mama misalnya beliin kamu baju, terus tapi kamu diem aja, gak bilang apa-apa. Kamu bilang terima kasihnya dalem hati. Emang enak perasaan Mama?"

"Kan bisa dengan ngerawat itu baju.. Dibagus-bagusin. Kan berarti aku menghargai pemberian Mama." *ngotot amat sih gw*

"Kalau kamu gitu ke Mama aja bikin Mama gak enak, gimana sama ke Allah? Yang ngasih kamu segalanya.."

Krik. Krik. Krik.

"Tapi pas pengumuman kan aku udah bersyukur."

"Iya, emangnya cukup sekali aja? Selain itu juga kan kamu dikasih banyak kenikmatan setiap hari. Ya nafas lah, kesehatan, makanan yang enak. Masa dikasih segitu banyak cuma bersyukurnya sekali doang?"

...

"Iya, Mah."

"Mama cuma ngingetin kamu aja, supaya kamu selalu ingat bersyukur."

:)

DR

16.5.10

Who's Cuter?


everyone's cute, I thought.. ;p these are my nieces and one of them is my cousin. guess who? yap, on the top left corner is my cousin. it's kinda unique here. my cousin, Keysha, just 6 years old, she is the youngest of my uncle's family. she has 2 sisters and one brother, two of them already get married and both of them already have a child. and.. yap! two of them on this photo are her nieces! Sharfa, 5 years old who wearing pink t-shirt, and Aqilla, 2 years old, on the other hand are her nieces, actually. they are cute, aren't they? they play just like friends, not seem like an aunt and nieces.

DR